Search

Sabtu, 15 Januari 2011

ILUSI

Mata hanya menangkap ilusi,
telinga hanya mendengar suara mimpi,
raga hanya merasa fana dibumi,
dan hati hanya mengetahui hidup ini jauh dari hakiki.

Buah-buah kenyataan siap untuk dipetik,
benih-benih mimpi terhambur,
disepanjang jalan penuh retakan kering tanah merah
burung-burung bangkai terbang mengitari dan berharap.

Terjalnya dataran landai menghiasi,
langit kelam bersanding dengan bulan tak bercahaya
temani jejak langkah kecil kaki ini
menuju arti dan makna yang bukan hanya sekedar ada
tapi berawal dan pasti berakhir,
lagi dan lagi.

Semua langkah ini salah dan belum tentu benar
tak pernah ada kebenaran mutlak,
jadi jangan percaya pada mulut yang bermain kata-kata
dan yang hanya menyesatkan.

temukan kebenaran dalam diri,
bukan hanya sekedar mengikuti dan meyakini.
karena tanpa diketahui
jika diri ini yang menemukan kebenaran sejati
walau maut dan mati menghampiri,
takkan ada ketakutan dan keraguan tuk dilewati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar